Halaman

Rabu, 27 Februari 2013

Episode SMP (bag:2)

Selasa 13 Maret 1984, 12.20 wib
Praktikum Biologi kelompok V waktu menjawab pertanyaan tentang pernafasan katak yang sudah ditunjukkan dg gambar, tidak dapat menjawab. Karena tadi sebelum dimulai Pak Munif sudah mengatakan kalau nanti ada yang tidak bisa menjawab suruh ngepel WC, maka sesuai dengan ucapannya tadi Pak Munif menyuruh kelompok V yg terdiri dari "Sunarno, Agus Dwi Pitoyo Hadi, Eko Yudo, Nuryanto, Joko Prihantoro, Bibit Lestariani, Erni dan Harni" ngepel WC, sementara yang lain diberi PR dan ulangan pencernaan dibagikan. Saya dapat nilai 76.

Rabu 14 Maret 1984, 07.08 wib
Berangkat sekolah bersama Lik Sakip, di depan kantor Perhutani ketemu kawannya Lik Sakip. Ia bertanya, "Jantung sehat opo tak gonceng ?" (jalan apa saya bonceng) Lik Sakip menjawab, "Goncengna adikku iki wae." (kamu bonceng adik saya ini saja) Lalu saya dibonceng sampai di depan sekolahan. Tiba di sekolah pelajaran Olah Raga, anak-2 sudah lari-2. Saya terlambat. Memang beberapa hari ini saya slalu datang terlambat. Hal ini memang saya sengaja. Olah Raganya anak putri bebas main volley. Anak putra sit-up dan kayang di dalam kelas. Waktu sit-up, saya yang menghitung Siauw Han. Sebelum tiba giliran saya, saya melihat absen tentang siapa nanti yang menghitung saya. Setelah kuketahui bahwa Siauw Han, saya hubungi dia. Ia saya bilangi supaya dlm menghitung nanti ditambahi. Saya mendapat 32 dan Siauw Han saya suruh mengatakan 40.

Rabu 14 Maret 1984, 09.12
Waktu istirahat Wawan menyuruh Yunus beli tempe Rp. 100 dapat 5 buah. Yang makan saya, Wawan, Eko, Farid, Yunus dg Hari Wibowo.

Jum'at 16 Maret 1984, 07.15 wib
Anak-2 yg ikut ketrampilan dekorasi disuruh membawa janur dan peralatan dekorasi. KArena akan dishooting (Acara TVRI : Arena Pelajar SMP). Kelompok saya, Priyanto, Dodik dan Siauw Han. Membuat hiasan dengan apa yang disebut "GABUGAN" oleh yang menemukan.

Jum'at 16 Maret 1984, 11.00 wib
Pulang sekolah ke pondokannya Wawan bin Sukarti binti Sumarti, karena sembahyang Jum'at. Tapi Wawan dan Mas Sus tidak sembahyang, yang sembahyang saya dan Narwan. Naik Suzuki FR 80 milik Narwan. Sesampai di masjid habis sholat Tahiyatul Masjid saya melamun sambil ngobrol dg Narwan.
Dalam lamunanku aku teringat akan tas yang kutinggal di pondokan. Saya nebduga pasti kedua "BEDHES ELEK" (monyet jelek) itu kini sedang mengobrak abrik tasku. Dugaanku tidak meleset rupanya. Kedua BEDHES ELEK itu ketik aku pulang dari masjid menyindir dg kata-2 yg terdapat dlm agendaku al :"Nang tak gonceng apa jantung sehat ?" kata BEDHES yg satu. Saya semula tidak tahu akan sindiran itu. Tapi ketika BEDHES itu menyindir lagi, barulah saya tahu. "Wawan menyuruh Yunus beli tempe dst .."

Jum'at 16 Maret 1984,12.30 wib.
Pulang sekolah diantar Narwan. Waktu naik colt dlm perjalanan pulang, dg seorang yg kelihatannya asing di sini. Tiba-2 saja ia bertanya padaku, "SMP dik sekolahnya ?" Kujawab "Ya !" "Tak kasih buku mau ?" Tentu saja saya mau, & buku itupun diberikan saya. Tiga buah buku tulis. Nama orang itu Muslim. Orang Sby.

Selasa 3 April 1984, pagi
Waktu pelajaran Kesenian karena Bu Sumini repot mengurusi EBTA Praktek, Kasno disuruh mencatat tentang Stakato (cara memanjang mendekkan nada) Tapi anak-2 banyak yang tidak mancatat. Mereka asyik main catur. Yang bawa catur Angkat & Siauw Han.

Rabu 4 April 1984, 07.15 wib
Pelajaran pertama OR. Tapi Pak Maryanto mengajar EBTA Praktek entah di SMP mana. Anak-anak putra OR sendiri, yakni sepak bola. Mulanya anak-2 duduk-2 di dekat taman (waktu saya kelas I) Lalu saya mengajak Yunus & Agus Priyanto main catur. Sampai di kelas pintu tertutup. Yang ada di dalam anak putri semua. Mengambil caturnya Angkat & main dg Yunus. Pertama kalah, kedua menang (sebenarnya pd permainan kedua ada kekeliruan, yakni Star kami keliru di tempat raja) Maka dalam permainan ini Yunus dapat kukalahkan dg mudah. Waktu bermain catur, Yusuf dan Nuryanto datang terlambat. Kedua anak itu lalu sendau gurau & akhirnya keduanya berkelahi.

Sabtu 7 April 1984, siang
Waktu pelajaran Bahasa Daerah BAB Pepeling, Pak Paeran bertanya "Pepeling iku rimbage apa ?" anak-2 tdk ada yg bisa menjawab. Kemarin ia juga menanyakan hal itu. Tapi anak-2 tak ada yg dpt. Kemudian ia menyuruh ketua kelas bertanya pada II E yang kebetulan tidak diajar karena Sri Hadiati mengajar Praktek EBTA (menjahit). Lama Bagyo tidak datang, Wakil Ketua disuruh menyusul. Saya keluar Bagyo sudah akan masuk. Kami berdua masuk. Bagyo ditanya apa jawabnya. Bagyo menjawab rimbag Pepeling ialah "Pe". Karena masih salah, saya sebagai wakil ketua disuruh tanya lagi. Saya tanya pada Setyo Margo. Jawab "dwi purwo". Lalu Bagyo datang pada saya (di klas II E) & bilang bahwa anak II E yang saya tanyai dipanggil ke klas II H. Saya mengajak Setyo, tapi tidak mau. Ia takut kalau salah. Agus Priyanto (Petruk) yg duduk di depan Setyo mengatakan bahwa jawabnya "Pa" Setyo membenarkan tapi dia tidak mau juga saya ajak ke II H. Ia menyarankan agar saya mengajak Kristianto, Kuswartanto dll, tapi tidak mau. Saya lalu mengajak Oktin tapi ia tidak mau juga. Saya dan Bagyo kembali ke kelas, ditanyai pertanyaan  serupa. Kujawab "Rimbag Pa". Karena salah, saya & Bagyo ditanya, "Siapa anak II E yg kautanyai ?" "Setyo", jawabku. Pergi ke klas II E bersama P Paeran. Di sana anak-2 II E ditanya,"Pepeling iku rimbage apa ?" Anak II E menjawab "Dwi purwo". Bagyo dan aku ditempeleng olehnya. Demikian juga Setyo.

Selasa 15 Mei 1984, pagi wib
Ulangan Sumatif Bahasa Indonesia & PMP. Lokasi klas 3 & 1 G. Duduk bersama Oktafianto Panca Wardana IIG. Di belakang sendiri (deret kedua dari utara)

Jum'at 18 Mei 1984, pagi wib
Ulangan Sumatif Phisica & Bahasa Inggris. Waktu Ulangan Phisica saya bawa contekan yang saya taruh pada kalkulator "SHARP" milik Pak Lik. Yang jaga (pengawas) Pak Slamet Hadi Susilo.

Jum'at 8 Juni 1984, siang wib
Pulang sekolah sampai di pertigaan (Kartonyono) bergabung dg Joko Trisula Utama & Priyanto. Dari  utara ada Toyota Hartop Putih yg di dalamnya ada Iful (Ahmad Haiful, rumahnya komplek PG. Soedhono). Lalu Joko mengajak saya nunut. Pulang naik Hartop, sampai di depan SD Tambakromo II ada orang berkerumun. Ternyata sebuah truck masuk gang (jalan menuju Musholla) Untunglah tidak menabrak rumah. Tiba di rumah diberitahu bahwa truck tsb menabrak Amin (Siti Aminah tetangga, anak Pak Tamin). Katanya kepalanya pecah. Pada hari itu Ibuk tidak ada. Pergi ke Surabaya bersama dg Ayah, tapi Ayah sudah pulang tadi pagi.

3 komentar:

  1. jan2nae kok iseh apal kuwi buku diarine di to..??? wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tunggu Mas Topek. Ntar tak jepret dulu, baru tayang ... Nek ngerti wujude diary ne, Mas Topek mesti ngguyuu kekelen ... he he he

      Hapus